Toyota FT-Bh Punya Peluang Masuk Dapur Produksi

Toyota FT-Bh Concept_2-thumb-530x352-18778

Ketika pertama kali ditampilkan di hadapan publik pada ajang Geneva Motor Show beberapa pekan lalu, efisiensi yang dibawa oleh konsep FT-Bh (134.5 mpg) dinilai terlalu berlebihan oleh banyak kalangan pengamat otomotif. Saking berlebihannya, beberapa kalnagan juga berpendapat, mobil dengan konsep desain futuristik ini tidak akan pernah masuk proses produksi Toyota.

Tapi seperti dilaporkan laman Left Lane News beberapa waktu lalu, sekarang sepertinya mobil itu memiliki kesempatan masuk dapur produksi untuk melengkapi model Toyota Prius.

“Memang ini hanya sebuah konsep mobil saat ini, tapi harapan saya adalah bahwa diatas tahun 2015 dan sebelum 2020, mobil ini akan diproduksi,” ujar Koji Makino, Project Manager mobil tersebut, dikutip dari laman Automotive News.

Tapi untuk berapa banyak bahan bakar yang bisa dihemat oleh FT-Bh itu Toyota memang belum bisa memastikannya. Tapi perusahaan manufaktur kendaraan roda empat asal Jepang ini akan terus berupaya membuat mobil tersebut ramah lingkungan dan memiliki inovasi penghematan bahan bakar yang signifikan.

“FT-Bh” itu sendiri mengacu/singkatan dari masa depan (future)dari mobil-mobil B-segment hybrid. Toyota mengklaim bahwa para insinyur yang merancang mobil itu difokuskan pada lima pilar utama untuk meningkatkan efisiensi dan mengurasi emisi gas buang. Pilar-pilar itu sendiri adalah mass reduction, optimum aerodynamics, powertrain efficiency, thermal energy management, dan electricity saving.

Mobil masa depan Toyota ini sendiri dikabarkan akan memiliki kapasitas ruang Yaris dengan lima pintu, tapi dengan bobot seberat 1,763 pound atau setara 799,6 kg. Ini artinya mobil tersebut lebih ringan 200 poun dari Toyota Aygo yang merupakan mobil Toyota berbobot paling ringan yang dijual di Eropa.

Mobil ini juga 30% lebih aerodinamis dari Yaris karena tambahan extensive wind tunnel. Spesifikasi teknis yang rinci memang belum dikeluarkan oleh Toyota, tapi mobil ini dikabarkan mampu mengeluarkan gas CO2  50% lebih sedikit dari mobil-mobil B-segment yang ada di pasaran Eropa saat ini.

Comment Form