Toyota Berbahan Bakar Hidrogen Akan Meluncur 2015

Toyota-FCV-R-Fuel-Cell-5

Pabrikan mobil raksasa asal Jepang, Toyota, berencana untuk meluncurkan mobil dengan bahan bakar hidrogen pada 2015 mendatang. Kabarnya, Toyota juga akan meningkatkan jumlah produksi mobil dengan bahan bakar hidrogen pada dekade tahun berikutnya.

Dikutip dari laman Caradvice beberapa waktu lalu, Toyota yang baru saja memulai kembali keterlibatannya pada ajang 24 Hours Le Mans Endurance Race, bertekad untuk memproduksi mobil berbahan bakar hibrida secara massal. Takeshi Uchiyamada, Toyota Motor Company Vice Chairman, telah mengkonfirmasi pada dekade berikuutnya pelanggan akan bisa melihat kendaraan berbahan bakar hidrogen diproduksi massal di pabrik-pabrik Toyota seperti mobil biasa.

Tak hanya itu, Toyota juga kabarnya akan mengawasi produksi perakitan bus dengan bahan bakar hidrogen (via Hino) dan bahkan akan mendorong produksi truk forklift bertenaga hidrogen. Kendaraan bertenaga hidrogen sendiri adalah salah satu dari tiga pilar pendekatan Toyota dalam upayanya untuk mencari bahan bakar alternatif. Sebelumnya, mobil-mobil bertenaga baterai listrik dan hybrid sudah banyak berseliweran di pasar otomotif dunia.

Toyota FCV-R adalah konsep karya Toyota untuk kendaraan berbahan bakar hidrogen. Mobil yang masuk ke dalam kategori sedan keluarga menengah ini mampu menyediakan sekitar 700 km per isi ulang dengan dua tangki hidrogen yang disimpan di bagian bawah mobil.

Sama seperti produsen mobil lain yang mencoba memproduksi mobil hidrogen ini, tantangan terbesar dari merealisasikan mobil ini adalah infrastrukturnya yang cukup sulit.

“Mencapai konsensus tentang metode apa yang harus digunakan untuk membuat kendaraan berbasis hidrogen, bagaimana menyampaikannya kepada masyarakat, dan bagaimana menerapkan infrastruktur pengisian bahan bakar, dan lain-lain. Itu yang sulit untuk dilakukan,” ujar Greg Gardner, Toyota Australia Corporate Manager, ketika ditanya soal kemungkinan kendaraan Toyota berbahan bakar hidrogen.

Untuk itu, TMC sendiri membutuhkan sedikit waktu guna mengatasi persoalan tersebut. Kabarnya, 2015 mendatang kita baru bisa melihat model produksi dari kendaraan Toyota berbahan bakr hidrogen tersebut.

Comment Form