Toyota Akan Kurangi 10% Produksi Mobil di Jepang

Engine-preparation-Prius-c-in-Iwate

Perusahaan manufaktur kendaraan roda empat raksasa asal Jepang, Toyota, dikabarkan akan mengurang 10 persen jumlah produksi mobil di Negeri Sakura tersebut. Meski akan mengalami pengurangan produksi, Toyota menjamin tidak akan ada pengurangan pegawai sebagai imbas dari kebijakan tersebut.

Dilaporkan dari laman Caradvice berdasarkan indeks Nikkei beberapa waktu lalu, Toyota akan terus mengurangi produksi domestiknya di masa depan. Toyota dikabarkan akan mengurangi 3,1 juta kendaraan yang diproduksi per tahun. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mempertahankan tingkat produksi dalam negeri sekitar tiga juta unit saja per tahun.

Dari laporan itu juga dikatakan bahwa kapasitas keseluruhan domestik Toyota diperkirakan turun menjadi 3,6 juta unit tahun ini. Tapi pada saat yang sama, pemotongan jumlah produksi ini tidak akan berimbas pada pengurangan pegawai dan beberapa perusahaan mitra juga dipastikan akan tetap mendapat keuntungannya.

Jika pengurangan produksi berlaku di dalam negeri, output produksi Toyota di luar negeri justru diperkirakan akan meningkat seiring rencana Toyota untuk membangun 8.65 juta kendaraan secara global pada 2012. Bahkan Nikkei memprediksi bahwa Toyota akan mencapai 10 juta unit produksi pada tahun 2015 mendatang.

Sebagai catatan, kapasitas produksi Toyota sebelum krisis keuangan menimpa kawasan Asia adalah sekitar 3.9 jutaan. Dengan hadirnya sejumlah mobil anyar seperti GT 86, New Prius Plug-In, dan sebagainya, produksi Toyota di luar negeri akan semakin meningkat.

Comment Form