Toyota Jepang Minta Pemasok Spare Part Untuk Potong Harga

japan-toyota-hybrid-2009-7-5-23-50-29

Seperti yang dikutip pada laman autonews.com, Toyota meminta pemasok komponen (parts suppliers) di Jepang untuk memangkas harga yang mereka tetapkan saat ini. Jika tidak, Toyota siap mencari pemasok lain di luar negeri seiring penguatan mata uang yen.

Toyota yang kehilangan US$ 443 juta pada laba operasi untuk setiap apresiasi yen terhadap dollar, mengatakan kepada pemasok komponen untuk meningkatkan pengadaan di pasar negara berkembang dalam kasus dimana pemasok domestik tidak cocok dengan harga luar negeri.

Produsen mobil asal Negeri Sakura ini berusaha untuk memotong biaya untuk menkompensasi kenaikan mata uang Yen seiring dengan rencananya untuk meningkatkan kembali output perusahaan pasca gempa dan tsunami 11 Maret lalu. Toyota menyarankan pemasok komponen yang berbasis di Jepang harus memperoleh bagian yang lebih daripada pemasok di luar negeri sebagai salah satu cara untuk mengurangi harga saat ini.

Sementara itu, Toyota sendiri tengah mengharapkan untuk meningkatkan produksi global sebanyak 5.1 persen (7.72 juta unit kendaraan) pada 31 Maret mendatang. Seperti yang diberitakan sebelumnya, output global Toyota meningkat 10.6 persen menjadi 626.817 unit kendaraan pada bulan Agustus yang merupakan kenaikan pertama setelah pemerintah Jepang mengakhiri subsidi untuk mobil hemat bahan bakar pada September 2010.

Comment Form