Kapan saatnya ganti karet wiper mobil?

Wiper Mobil Toyota

KOMPONEN yang digunakan untuk menyingkirkan tetesan air di kaca mobil ini kerap dilupakan oleh para pengendara. Keberadaannya baru diingat saat hujan deras mengguyur, dan pandangan terhalang air. Selebihnya, pelepah karet ini tak menjadi “anak emas” layaknya, AC, sound system ataupun cat yang kinclong.

Padahal, keputusan penting yang diambil saat mengemudi selalu didasari atas pengelihatan sopir. Jadi jelas, selain lampu, wiper pun mempunyai peran krusial bagi pengendara agar bisa melihat dengan jelas, dan mengambil keputusan yang tepat, apalagi di tengah hujan.

Lalu, berapa sering wiper harus diganti? Ya, layaknya komponen lainnya, bagian ini pun tentu memiliki umur pakai. Banyak praktisi otomotif yang mengatakan bahwa wiper harus diganti setiap enam sampai 12 bulan, untuk  menjamin performa optimal wiper saat menghalau air.

Mudah mengidentifikasi jika wiper sudah terlihat retak, getas, pecah-pecah, atau tanda-tanda kerusakan lainnya. Tapi, bukan berarti wiper yang masih mulus dan bagus tidak bermasalah. Banyak pengendara yang merasa wiper yang menempel di mobilnya masih layak pakai,karena “terlihat masih bagus”. Padahal belum tentu.

Karet sebagai material dasar wiper akan berkurang kelenturannya karena termakan waktu, khususnya terik matahari. Makanya, banyak didapati, wiper-wiper yang diangkat saat mobil terparkir di bawah terik matahari. Mungkin maksudnya agar karet yang melunak karena panas matahari tak melekat pada kaca. Tapi tetap saja kondisi itu akan mempengaruhi umur wiper, sekalipun jarang dipakai.

Cara sederhana untuk mencoba apakah wiper masih layak dipakai adalah dengan menyemprotkan air pembasuh ke kaca. Lalu cobalah sapu air itu dengang menggunakan wiper. Kemudian perhatian dengan seksama. Wiper yang rusak selalu meninggalkan jejak, dan gurat-gurat saat menyapu air. Hal ini sangat mengganggu jika mobil harus melaju di tengah hujan pada malam hari. Pantulan lampu dari kendaraan dari arah depan akan membias di antara  jejak air tersebut. Hasilnya, padangan pengemudi pasti sangat terganggu. Selain itu, wiper telah aus, biasanya akan menimbulkan bunyi yang mengganggu, seperti berderit.

Jika semua indikasi itu ada, maka sudah saatnya wiper diganti. Pilihan wiper pun beragam, ada yang dijual seperti standar pabrikan, lengkap dengan dudukannya. Jenis ini pun dijual dalam berbagai merk dan kualitas. Atau, karet re-fill-nya saja. Semua itu tergantung pertimbangan kebutuhan dan dana. Jangan lupa perhatikan ukuran panjang karet wiper, biasanya menggunakan satuan inchi.

Hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah, kualitas kerja wiper pun akan tergantung pada kondisi dudukan dan lengan wiper. Jika sapuan dan tekanan lengan wiper melemah, maka otomatis air yang didorong pun tak akan maksimal. Biasanya kondisi ini terjadi pada mobil-mobil tua, di mana ketegangan lengan wiper sudah melemah, sehingga permukaan karet tak menapak dengan baik di atas kaca. Jika ini masalahnya, maka mengganti karet wiper tak akan mejadi solusi. Lengan wiper-lah yang harus diganti.

1 Comment to “Kapan saatnya ganti karet wiper mobil?”

  1. Arisr says:

    Mantaaaapppp

Comment Form