Aspek Penting Ketika Mendahului Kendaraan Lain

130407983_56a1e850e9

Keselamatan dan keamanan merupakan inti dari sebuah berkendara. Oleh sebab itu, etika berkendara merupakan hal yang wajib dipahami oleh para pengguna jalan. Tak hanya pejalan kaki, tapi juga orang-orang yang menggunakan kendaraan, baik itu mobil ataupun motor.

Sebagai pengguna jalan, Anda mesti paham bagaimana membaca/memperkirakan situasi jalanan. Salah satunya adalah ketika Anda hendak mendahului kendaraan lain di depan Anda. Kebanyakan orang mendahului kendaraan lain di depan tanpa memikirkan keselamatan dirinya dan pengguna jalan yang lain. Faktor buru-buru/terlambat, kecepatan mobil, hingga urakan membawa mobil biasanya menjadi penyebab seseorang sembarangan mendahului kendaraan lain tanpa etika.

Meski sepele, hal ini ternyata bisa memicu terjadinya suatu kecelakaan. Oleh sebab itu, sebagai pengguna jalan yang baik, ada baiknya Anda memahami cara atau etika mendahului kendaraan lain, agar Anda juga orang lain merasa aman ketika sedang berkendara. Nah, berikut ini adalah beberapa aspek penting yang harus Anda ketahui ketika Anda hendak mendahului kendaraan lain :

  1. Sisi.

Sisi jalan yang digunakan untuk mendahului kendaraan lain di berbagai negara berbeda-beda. Jika di Amerika Serikat, pengguna jalan diwajibkan menggunakan sisi kiri untuk mendahului kendaraan lain. Berbeda di Indonesia, di negara Agraris ini kita dianjurkan untuk menggunakan sisi kanan untuk mendahului kendaraan lain. Pasalnya, Kepolisian Lalu Lintas di Indonesia menetapkan bahwa kendaraan yang lebih pelan harus ada di sisi kiri jalan, karenanya pula sisi kiri jalan biasanya selalu memiliki kepadatan lebih dibanding sisi kanan jalan. Ingat, selalu gunakan sisi/lajur kanan untuk mendahului kendaraan lain.

  1. Tanda/Isyarat

Produsen mobil melengkapi kendaraan Anda dengan sinyal-sinyal, salah satunya adalah lampu sein. Maksudnya tiada lain, agar pengguna jalan lain bisa membaca/memahami apa yang akan Anda lakukan. Sinyal pada mobil Anda ibarat komunikasi. Sinyal itu memberikan informasi kepada pengguna jalan lain, apakah Anda akan belok ke kiri atau apakah Anda akan belok ke kanan. Sinyal/isyarat ini juga membantu mengurangi potensi terjadinya kecelakaan.

  1. Kecepatan

Ingat, selalu patuhi batas kecepatan yang diterapkan. Ini juga berlaku ketika Anda melewati kendaraan lain. Jangan terlalu cepat, dan jangan juga terlalu pelan, ketika Anda mendahului kendaraan lain. Pastikan Anda berada pada kecepatan yang cukup untuk mendahului kendaraan tersebut. Terlalu kencang ataupun terlalu pelan, bisa membahayakan tak hanya Anda, tapi juga orang lain.

  1. Ruang/jarak

Upayakan untuk selalu menyediakan ruang/jarak yang cukup ketika Anda hendak mendahului kendaraan lain di depan Anda. Idealnya, sediakan jarak sekitar 100-200 meter ketika Anda hendak mendahului kendaraan lain. Ini penting, pasalnya jarak yang terlalu dekat dengan kendaraan lain bisa memicu terjadinya tabrakan. Oleh sebab itu, selalu ingat untuk menyediakan jarak ketika Anda mendahului kendaraan lain.

Comment Form